Big data yang tengah populer dan diperbincangkan, saat ini memiliki potensi dan peranan dalam bidang industri maupun start-up. Hal ini sudah terbukti dengan adanya banyak perusahaan yang memanfaatkan big data, salah satunya untuk dapat menganalisis data perusahaan. Mengangkat topik tersebut, Senat Mahasiswa Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Kristen Maranatha menyelenggarakan seminar bertema “Potensi dan Risiko Penerapan Teknologi Big Data dalam Era Start-Up”.

Seminar yang diselenggarakan pada Jumat lalu, 6 November 2019 di Ruang H02B02, Grha Widya Maranatha (GWM) lantai 2 mengundang tiga narasumber sebagai pembicara. Narasumber pertama, Director of Digital Business Ecosystem Research Center Universitas Telkom, Dr. Andry Alamsyah, S.Si., M.Sc. memaparkan materi berjudul “Understanding Big Data Analytics”. Sedangkan, Head of Corporate Communication PT Dua Empat Tujuh, Bagus Rully Muttaqien membahas mengenai “Kompetensi Big Data Indonesia untuk Kedaulatan Data Indonesia”. Founder Philoit, sekaligus alumnus FTI UK Maranatha, Aldi Tahir,menjelaskan mengenai “Designing Big Data Environment at Philoit.id”.

Big data bisa menjadi peluang untuk data analytics. Pengertian data analytics diterangkan Andry sebagai proses untuk menemukan pola yang tersembunyi, kolerasi yang tidak diketahui, dan informasi penting lainnya yang dapat membuat keputusan bisnis menjadi lebih informatif, deskriptif, diagnostik, dan preskriptif. Andry juga menjelaskan bahwa data analytics adalah teknologi masa depan. “Menurut saya, saat ini yang penting adalah bukan hanya kita bisa menggunakan teknologi yang canggih dengan baik, tetapi juga dapat membuatnya menjadi bisnis,” jelasnya.

Sedangkan, dalam materi yang disampaikan Aldi, ia berpendapat bahwa membangun sebuah start-up tidaklah semudah yang dibayangkan, karena kini banyak start-up yang ada, tetapi tidak jelas perusahaannya. Ia pun menerangkan bagaimana menggunakan dan mengumpulkan data-data untuk membangun perusahaan. “Bukan hanya ide membuat perusahaan saja, tetapi harus mengukur dan mengevaluasi perusahaan dilihat dari data yang ada. Setelah itu, baru membangun perusahannya kembali,” tutur Aldi. Dalam seminar ini, Aldi juga menjelaskan sebuah platform yang dibuat bersama timnya, yaitu Philoit. Philoit adalah platform yang dapat digunakan untuk berdiskusi, berbagi tulisan, tanya jawab, dan lain-lain.

Dekan Fakultas Teknologi Informasi Maranatha, Dr. Hapnes Toba, M.Sc. pun menerangkan seminar ini diadakan guna memotivasi mahasiswa dan dosen untuk mendalami topik-topik dan tren mengenai big data analytics, serta sebagai inisiasi kerja sama dengan komunitas IdBigData. Selain itu ia juga berharap, “Mahasiswa berani terjun mempelajari dan mendalami big data analytics melalui proyek-proyek magang yang tersedia dan mengajak civitas academica FTI Maranatha untuk terlibat dalam pengembangan pendidikan dan riset di bidang big data analytics.

Seminar yang dibentuk sebagai terapan dari mata kuliah dihadiri oleh 12 dosen FTI dan 65 mahasiswa dari Program Sarjana Teknik Informatika, Program Sarjana Sistem Informasi, dan Program Magister Ilmu Komputer. (ns)

Foto: dok. Bidkom – Ditinfo

Upload pada 9 December 2019