Dalam kurun waktu yang singkat, saudara setanah air kita di daerah Lombok dan sekitarnya bertubi-tubi terkena bencana gempa pada beberapa waktu yang lalu. Kini dalam masa pemulihannya, Lombok masih membutuhkan perhatian dan uluran kasih untuk bersama-sama mengembalikan puing-puing semangat para korban.

Universitas Kristen Maranatha dalam salah satu nilai Care yang diusung, turut mengambil peran untuk bersama menopang pemulihan saudara-saudara di Lombok. Tim Maranatha berangkat pada 17 September 2018 dan akan mengadakan bantuan pengobatan untuk jangka panjang bagi para korban.

Sebanyak 12 orang yang terdiri dari Kepala Badan Etik dan Pengawas Institusi serta anggota Padma, dr. Dani, M.Kes.; anggota TBM Galenus, yaitu Rahman Abdi Nugraha, S.Ked., Nila Meilani, Hustorio Aliongko Simamora, S.Ked., Elysabeth Maharani Christie, dan Yahdiel Alexander Nantara; anggota Padma, yaitu dr. Albert Christopher Ryanto, dr. Niken Tania Wijaya, dan dr. Kartika; Kepala Bidang Korporasi, Yayang Sriwati, A.Md.; Staf Direktorat Informasi, Markus Nahesson, S.T.; serta Tenaga Administrasi Tetap Sistem Komputer, Andrey.

Mereka dibagi ke dalam tiga tim yang berpencar ke beberapa desa dan melaksanakan kegiatan bantuan pengobatan. Selama seminggu penuh, tim telah melakukan pengobatan dan penimbangan balita di Puskesmas Tanjung, Lombok Utara. Rencananya tim akan kembali ke Bandung pada Sabtu, 22 September 2018. (pm)

Upload pada 21 September 2018