Indonesia merupakan sebuah negara yang besar dengan keberagaman suku dan budayanya. Untuk mencegah perpecahan, dibutuhkan toleransi antarmasyarakat terhadap keberagaman. Hal ini jugalah yang ingin diangkat oleh SMPK 1 BPK Penabur Bandung pada acara Malam Apresiasi dan Kreativitas Siswa (MAKSI) yang dilaksanakan pada hari Jumat, 15 Februari 2019. Malam apresiasi ini berlangsung di ruang Auditorium Prof. Dr. P. A. Surjadi, M.A., Gedung B, Universitas Kristen Maranatha. Sekitar 260 siswa dan alumni SMPK 1 BPK Penabur pun turut mengambil bagian di dalam menyukseskan kegiatan ini.

Acara yang diadakan setiap dua tahun ini dilakukan untuk mewadahi talenta anak-anak, tidak hanya di bidang akademik saja. “Berbagai talenta ini berusaha kami fasilitasikan, sehingga anak-anak dapat menunjukan penampilan mereka yang luar biasa. Inilah yang menjadi tujuan dari diselenggarakannya acara ini,” ungkap Kepala Sekolah SMPK 1 BPK Penabur Bandung, Dra. Hartati Gunawan, M.Pd. Hal ini pun diamini oleh Ketua Yayasan BPK Penabur Bandung, Erwien Kosasih. Erwien juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam terselenggaranya acara ini. “Saya tahu ini bukanlah hal yang mudah, kami atas nama yayasan memberikan apresiasi yang setinggi tingginya. Biarlah ini menjadi berkat bagi kita semua,” ucap Erwien.

Acara MAKSI yang mengambil tema “Indonesia Satu” mempertunjukan sebuah drama musikal, bercerita tentang anak-anak dari suku berbeda di Indonesia yang bertengkar dan akhirnya dilerai oleh seorang kakek. Kakek itu kemudian bercerita mengenai perjuangan bangsa Indonesia memperoleh kemerdekaan dengan mengorbankan waktu, materi, hingga nyawa mereka. “Kita memilih tema ini karena melihat di media sosial begitu maraknya berita-berita yang ingin memecah belah bangsa. Oleh karenanya, kami ingin supaya Indonesia tetap bersatu walalupun kita berbeda suku dan agama.” tambah Dra. Hartati dalam sambutannya.

Drama ini menampilkan berbagai jenis pertunjukan seni yang merupakan persembahan dari berbagai ekstrakurikuler di SMPK 1, seperti tari tradisional dan modern, angklung, paduan suara, band, dan orkestra. Acara kali ini pun dihadiri sekitar 500 tamu termasuk juga pengurus Yayasan BPK Penabur dan kepala sekolah dari berbagai sekolah dilingkungan BPK Penabur Bandung beserta siswa-siswi, orang tua, dan alumni SMPK 1. (sg)

Upload pada 20 February 2019