How to Design Your Own Business

Membangun bisnis secara mandiri adalah hal yang menarik sekaligus merupakan tantangan yang tidak mudah untuk dihadapi. Oleh karena itu  Program Studi D-III Seni Rupa dan Desain sengaja mengadakan pelatihan dengan judul “How to Design Your Own Business” bersama Ranco Kraaijenbrink, M.B.A., pada hari Rabu, 14 Juni 2017. Pelatihan ini dibuka bagi 40 orang peserta diharapkan setiap peserta mendapatkan kesempatan cukup banyak untuk bertanya dan berdiskusi dengan pembicara. Ranco adalah seorang pembicara yang sering membawakan pelatihan di berbagai universitas di Bandung, serta memiliki pengalaman di dunia bisnis, baik di Belanda maupun Indonesia. Pelatihan dan pendampingan usaha yang sering dia lakukan bertujuan untuk mengembangkan kemampuan penyelesaian masalah, pemikiran kritis dan analitis yang dibutuhkan wirausahawan agar bisnis yang dibuatnya lebih berdampak positif bagi masyarakat. Pelatihan ini merupakan salah satu upaya program studi merealisasikan salah satu visi, yaitu membentuk jiwa kewirausahaan para mahasiswanya.

Kesempatan langka dan terbatas ini merupakan pelatihan dasar yang diharapkan mampu membekali peserta dalam memulai usaha. Banyak ide bisnis desain interior dan desain fashion menarik yang dibuat oleh tujuh kelompok yang mengikuti pelatihan ini. Kelompok yang terbentuk secara alami pada saat pelatihan awalnya dibekali dahulu dengan berbagai insight dari pembicara, lalu setiap kelompok diberi kesempatan untuk merencanakan bisnisnya menggunakan Business Model Canvas, mendapat umpan balik dari pembicara maupun kelompok lain, dan mempresentasikan rencana bisnisnya di hadapan seluruh peserta. Setelah itu pembicara memberikan umpan balik bagi seluruh peserta dan menyimpulkan hal-hal penting yang dia temukan dalam pelatihan tersebut.

Durasi pelatihan yang dihabiskan sekitar 4,5 jam, tidak mematahkan semangat dan komitmen para peserta untuk mengikuti pelatihan secara penuh. Hal ini tidak lepas dari penggunaan metode pelatihan yang interaktif dan pembawaan pembicara yang sangat mau membantu seluruh peserta dan komunikatif. Pelatihan ini dibawakan dalam bahasa Inggris sehingga para peserta pun dapat sekaligus mengasah kemampuannya berbahasa Inggris. Berhubung semua peserta memiliki latar belakang desain, salah satu hal penting yang didapat dari pelatihan ini adalah pada saat kita sebagai desainer memulai sebuah bisnis jangan hanya fokus membuat produk yang berkualitas baik. Akan tetapi pertama-tama kita harus  mengetahui apa yang menjadi kebutuhan konsumen. Dengan visi misi serta perencanaan bisnis yang baik, maka bisnis yang dibuat akan semakin berkualitas dan berdampak positif bagi masyarakat. (berita oleh Isabella Isthipraya A. – Ketua Program Studi D-III Seni Rupa)