Sebanyak tujuh hasil akhir karya mahasiswa Program Studi D-III Seni Rupa dan Desain Universitas Kristen Maranatha ditampilkan di Trupark Museum, sebuah tempat wisata baru yang mengkombinasikan belajar batik dan budaya Cirebon lainnya dengan cara yang baru. Seluruhnya merupakan hasil karya dari 45 mahasiswa yang dibagi ke dalam tujuh kelompok. Hasil karya mahasiswa dibawa ke Cirebon pada tanggal 8 November 2018 lalu dan ditampilkan bersamaan dengan Soft Opening Trupark Museum pada tanggal 10 November 2018.

“Mereka mengolah kain batik menjadi sebuah sebuah karya yang mengekspresikan kreativitas mahasiswa yang dengan bangga mereka tampilkan untuk dipamerkan kepada kalangan luas,” ungkap Andy Aulia Hamzah, S.IP., M.Ds., Sekretaris Program Studi D-III Seni Rupa dan Desain. Menurut Andy, kesempatan ini datang dari kegiatan studi tur yang dilaksanakan pada bulan Agustus lalu. Pengelola Trupark Museum, yang juga merupakan pengelola Batik Trusmi Cirebon ingin karya mahasiswa D-III Seni Rupa dan Desain dapat ditampilkan pada museum mereka setelah melihat hasil karya mahasiswa tugas akhir yang telah dibukukan, yaitu Evolusia.

Selama dua minggu, mahasiswa diberikan kesempatan untuk meng-explore kemampuan mereka. Tentu banyak tantangan yang dihadapi di dalam pelaksanaannya. “Biasanya mahasiswa mengerjakan tugas secara individual, sehingga project ini menjadi ajang bagi mereka supaya dapat bekerja sama menghasilkan sebuah karya yang pantas untuk ditampilkan. Bukan hal yang mudah, tapi kita selalu mendampingi mereka sehingga kesalahan dapat diminimalisir dengan baik,” ujar Andy ketika beliau memperlihatkan hasil karya mahasiswa yang hampir jadi. (sg)

Upload pada 27 November 2018