Rumah Sakit Immanuel Bandung dan Universitas Kristen Maranatha meresmikan Gedung Dr. Johannes Leimena, gedung yang akan digunakan sebagai pusat pendidikan dan penelitian oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran UK Maranatha. Peresmian gedung lima lantai ini berlangsung di Auditorium Dr. Johannes Leimena RS Immanuel pada Kamis, 2 Juni 2022.

Panitia Pembangunan Gedung, Ir. Arif Suryanto, dalam laporannya mengungkapkan bahwa gedung yang memulai pembangunannya pada 2021 ini memakan waktu realisasi pembangunan selama 12 tahun. Bangunan dengan luas 6.785 m2 tersebut kini telah siap digunakan para mahasiswa Fakultas Kedokteran UK Maranatha sebagai sarana pendidikan dan juga dibuka untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di Kota Bandung.

Direktur Utama RS Immanuel, dr. Ruly Sjambali, FCN., Sp.GK(K)., M.Kes. menyebutkan, latar belakang pembangunan gedung ini adalah untuk kepentingan pendidikan dokter. “Kita melihat bahwa sarana prasarana yang ada selama ini kurang memadai sehingga diperlukan upgrading sarana prasarana dan atmosfir pendidikan bagi dokter muda kita,” imbuhnya. Di samping itu, metode e-learning juga akan diterapkan dan dikembangkan dalam pendidikan dokter di Gedung Dr. Johannes Leimena.

“Dengan hadirnya blok pendidikan ini, kami Universitas Kristen Maranatha sangat diuntungkan,” kata Rektor UK Maranatha, Prof. Ir. Sri Widiyantoro, M.Sc., Ph.D., IPU. “Maranatha sedang bertransformasi dari teaching-based university menjadi research-based teaching university. Tentu para dokter kami tidak hanya mengajar, tetapi dokter bersama dengan mahasiswa juga perlu meneliti melakukan research, dan tentu bersama dengan RS Immanuel hal itu akan dapat diakselerasi,” tambahnya.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Bandung, dr. H. Sonny Adam, M.M., turut hadir memberikan ucapan selamat atas berdirinya gedung baru di lingkungan RS Immanuel. Ia mengatakan, kehadiran Gedung Dr. Johannes Leimena akan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.

Pemberian nama Dr. Johannes Leimena merupakan pengingat akan jasa-jasanya yang dulu pernah menjadi Direktur Utama RS Immanuel (1937 – 1942) yang memiliki prestasi menjabat sebagai Menteri Kesehatan Republik Indonesia pertama setelah Kemerdekaan Indonesia, dan juga merupakan Bapak Puskesmas Indonesia. Catharina W. Leimena, yang mewakili keluarga Dr. Johannes Leimena, mengucapkan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan.

Dalam acara ini, turut hadir pula perwakilan Majelis Sinode Gereja Kristen Pasundan, RS Immanuel, Yayasan Badan Rumah Sakit Gereja Kristen Pasundan, Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Maranatha, Badan Pekerja Majelis Sinode Wilayah GKI SW Jawa Barat, serta tamu undangan. (gn)

 

Foto: dok. Medkom

Kunjungi homepage www.maranatha.edu
Upload pada 4 June 2022