Di zaman yang penuh begitu cepat berubah membuat situasi penuh volatilitas, ketidakpastian, kompleksitas, dan kebingungan bagi generasi muda Indonesia. Kemajuan teknologi dan peningkatan konektivitas yang begitu pesat, telah diakselerasi mendadak dengan keberadaan pandemi Covid-19.

Menjadi pertanyaan besar bagi generasi muda Indonesia, bagaimana caranya agar bisa mengambil kesempatan terbaik untuk merintis karier masa depan pada situasi yang sedang berjalan di tengah-tengah kemajuan teknologi ini. Begitu banyak bidang yang terkait teknologi bisa dipertimbangkan untuk karier masa depan, tetapi yang mana yang sesungguhnya paling prospektif untuk masa depan yang cerah?

Ir. Teddy Marcus Zakaria, M.T., Dekan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Maranatha menyampaikan bahwa terdapat 9 jurusan kuliah dengan peluang kerja yang cerah menurut World Economic Forum (WEF) dalam “The Future of Jobs Report 2020”. Adapun ini meliputi teknologi sains data, manajemen dan bisnis, digital marketing, data science dan artificial intelligence, teknik informatika, sistem informasi, industrial robotic design, cyber security, dan teknologi bisnis digital.

Lebih mendalam lagi, “Bidang health informatics, artificial intelligence, network & cyber security, smart mobile development, data science & business intelligence, big data & business intelligence, digital business development & management, enterprises information systems, dan digital marketing adalah 9 jalur pendidikan yang bisa membawa prospek karier untuk masa depan generasi muda Indonesia,” ujar Teddy. Kesembilan area ini diyakini akan terus berkembang seiring dengan percepatan teknologi informasi. Bukan hanya kondisi dari tenaga kerja bidang ini masih berkekurangan di seluruh dunia, tetapi dengan kemajuan teknologi maka prospek karier juga menjadi tanpa batas.

Melanjutkan komentarnya saat webinar “Digital Marketing for Your Bright Future!” di hari Sabtu, 26 Februari 2022 lalu, Teddy bertutur bahwa dunia bisnis terutama sangat membutuhkan digital marketing di tengah pandemi yang membuat pembatasan sosial antara pelaku bisnis dan konsumennya. Hal ini menurutnya tampak dari bermunculannya startup companies dan marketplace yang mengandalkan digital marketing sebagai kegiatan utama bisnisnya. Bahkan, perusahaan penyedia jasa digital marketing pun banyak bermunculan di tengah pandemi ini.

Pada kesempatan yang sama, CEO dan founder dari Boleh Dicoba Digital, Muhammad Rizki Fahrurrozi, S.Kom., M.M. dengan panggilan akrabnya Oni, membagikan pengalamannya. Ia adalah technopreneur di perusahaan startup digital agency yang saat ini telah membantu lebih dari 500 UMKM di Indonesia. Telah memenangkan beberapa penghargaan, Boleh Dicoba Digital terus bertumbuh dan mempunyai 90 team member yang berlokasi di Bandung dan Jakarta.

Oni, yang juga lulusan Fakultas Teknologi Informasi Maranatha, berbagi pandangan bahwa perjalanan kariernya bisa sampai di sini dimulai sejak kuliah. Sebagai seorang mahasiswa yang belajar mengenai dunia IT, ia memberanikan diri membangun startup bersama teman-temannya di WIT untuk membantu membuat website e-commerce suatu brand. Dari klien awal pertama adalah membantu startup fashion, dan sampai sekarang Oni meluncur sendiri dengan Boleh Dicoba Digitalnya dan terus mengembangkan sayapnya. Menurut Oni, “… di Indonesia masih banyak bisnis-bisnis yang memerlukan digital marketing. Peluang usaha untuk membantu suatu digital marketing bisnis tidak selalu tentang e-commerce. Selama problem atau masalah itu bisa diselesaikan dengan teknologi kita selalu bisa mengambil kesempatan membuat peluang bisnis baru.”

Beberapa tren yang terjadi saat ini yaitu perkembangan kebutuhan digital talents yang bisa sampai berkekurangan 9 juta, sementara konsumen digital berkembang dalam kecepatan eksponensial. Ini menunjukkan bahwa berkarier di bidang digital marketing adalah prospek karier yang positif dan cerah!

Tentunya ini adalah informasi yang menggembirakan. Untuk menjelaskan apa saja potensi karier di bidang ini, Oni menyebutkan beberapa profesi berikut sehubungan bidang karier digital marketing dengan apa yang dikerjakan, yaitu:

  1. SEO Manager (membuat bisnis bisa mendapatkan peringkat bisnis di mesin pencari)
  2. Content Marketing Specialist (membuat konten marketing di berbagai platform)
  3. Social Media Manager (mengelola media sosial seperti Facebook, Instagram, Tiktok, Youtube)
  4. Performance Marketer (menganalisis dan meningkatkan performance digital marketing)
  5. Email Marketing Specialist (melacak strategi konten dan kalender perusahaan)
  6. Media Planner dan Media Buyer (membuat strategi digital marketing)

Pastinya masih banyak lagi kesempatan luas di bidang ini, apalagi dengan teknologi digital marketing yang terus berputar dan berkembang. Oni mendorong generasi muda Indonesia untuk terus berinisiatif belajar dari berbagai sumber pengetahuan yang sekarang begitu mudah didapat. Sebagai contoh, di Youtube begitu banyak ilmu pengetahuan yang gratis dibagikan. Agar terus bisa berkompetisi, generasi muda Indonesia harus mau terus mencoba, terutama belajar hal baru di bidang digital marketing.

Generasi muda Indonesia, tunggu apa lagi? Ini saat yang tepat untuk kalian memilih karier di bidang digital marketing. Tergantung impian Anda, ingin membuat startup atau ingin bekerja sebagai professional digital marketing, pastinya bidang ini sangat menjanjikan. Juga Anda akan bisa bekerja bukan hanya di Indonesia, tetapi di seluruh dunia, karena ilmu yang dipelajari di bidang ini memang sudah tidak mengenal batas geografis lagi.

Ayo, ambil bidang yang menjanjikan ini untuk masa depan Anda, Digital Marketing for your Bright Future!” Jika tertarik dengan bidang digital marketing, kunjungi situs web Fakultas IT Maranatha di www.it.maranatha.edu atau instagram @itmaranatha untuk informasi lebih lanjut, atau WA +62 813-2482-3465.

 

Ditulis oleh:
Yenni Djajalaksana
Dosen Fakultas Teknologi Informasi

 

Foto sampul: Technology team photo created by rawpixel.com

(Artikel ini telah terbit sebelumnya dengan judul “Career in Digital Marketing for Your Bright Future”)

Kunjungi homepage www.maranatha.edu
Upload pada 4 March 2022