Dalam rangka memperingati hari Koperasi Nasional ini, apakah Anda masih mengingat mengenai koperasi? Saat kita masih duduk di bangku sekolah, mungkin dari kita tidak begitu menyadari mengenai keberadaan koperasi ini. Di sini Anda akan diingatkan kembali tentang apa yang dimaksud dengan koperasi dan bagaimana perannya di negara kita.

Koperasi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah perserikatan yang bertujuan memenuhi keperluan para anggotanya dengan cara menjual barang keperluan sehari-hari dengan harga murah (tidak bermaksud mencari untung).

Bermula dari masa perjuangan kemerdekaan Indonesia hingga sekarang, koperasi di Indonesia telah melalui perjalanan yang panjang. Dilansir dari Harkopnas.com pada tahun 1908 didirikannya perkumpulan Budi Utomo guna memanfaatkan sektor perkoperasian bagi kesejahteraan rakyat miskin. Kemudian, pada tahun 1915 lahirlah UU koperasi yang pertama, yaitu “Verordening Op De Cooperative Vereenigining”. Sejarah koperasi ini tidaklah selalu berjalan dengan mulus karena adanya campur tangan dari Belanda dan Jepang. Hingga pada tahun 1947 setelah Indonesia merdeka, Bapak koperasi Indonesia, yaitu Bung Hatta melaksanakan Kongres Koperasi untuk pertama kalinya di Tasikmalaya. Melalui perjalanan yang panjang ini, maka tanggal 12 Juli 1947 dijadikan sebagai Hari Koperasi Indonesia. Atas dasar kekeluargaan, hadirnya koperasi kala itu turut membantu pembangunan dan meningkatkan perekonomian Indonesia dengan memperbaiki taraf hidup bangsa Indonesia.

Hari Koperasi Nasional diperingati guna mengingatkan pemerintah dan masyarakat untuk senantiasa menghidupkan koperasi sebagai jalan perekonomian demi mewujudkan kesejahteraan bagi semua rakyat tanpa terkecuali.

Koperasi di Maranatha

Sejalan dengan visi koperasi Indonesia, Koperasi Universitas Kristen Maranatha pun hadir untuk membantu taraf hidup para anggotanya. Dengan mengemban tugas yang sama, Koperasi Gatra (Warga dan Mitra) Maranatha dibentuk pada tanggal 5 Agustus 1997.

Buddy Supriadi, selaku Sekretaris Koperasi Gatra UK Maranatha mengklaim pentingnya peran koperasi yang dibangun dari anggota dan untuk anggota ini. Dengan asas kekeluargaan, koperasi ini hadir dengan bentuk koperasi simpan pinjam dan usaha perdagangan.

Saat ini, Koperasi Gatra Maranatha memiliki 471 orang anggota yang terdiri dari dosen, karyawan tenaga administrasi dan juga tenaga kerumahtanggaan. Melalui koperasi ini para anggota dapat meminjam sejumlah uang dengan memenuhi ketentuan yang berlaku, yaitu memenuhi kewajiban untuk memiliki simpanan pokok dan simpanan wajib.

Seiring dengan perkembangan zaman, memasuki era Revolusi Industri 4.0, Koperasi Gatra Maranatha pun berpikir keras untuk dapat menjalankan tugas dengan sistem yang telah dikembangkan. Koperasi Gatra Maranatha juga mengharapkan di masa yang akan datang koperasi dapat melibatkan karyawan yang sudah pensiun untuk dapat menjadi pengurus dalam koperasi.

Saat ini pula koperasi telah menjalin kerja sama dengan PT Danamartha Sejahtera Utama (DSU) dalam mendirikan minimarket yang berada di Grha Widya Maranatha (GWM) latai 1. Dalam hal ini keuntungan yang diperoleh bagi koperasi akan menjadi bagian dari Sisa Hasil Usaha (SHU).

Setelah mengetahui fakta mengenai keberadaan koperasi di Indonesia maupun di Universitas Kristen Maranatha, kita diingatkan kembali betapa pentingnya koperasi bagi kesejahteraan masyarakat yang sudah menjadi anggotanya. Di Hari Koperasi Nasional ini, mari kita memajukan koperasi demi kesejahteraan bangsa!

Selamat Hari Koperasi Nasional ke-72! (ns)

Upload pada 15 July 2019