Sejak dulu sampai sekarang, menjadi seorang dokter adalah impian banyak orang. Meski besar risikonya, untuk membantu menyelamatkan nyawa, banyak orang yang rela mencurahkan seluruh waktu dan tenaganya untuk menjadi seorang dokter. Kuliah di fakultas kedokteran pun menjadi tujuan banyak orang dan mereka berlomba-lomba untuk dapat masuk ke sana. Tes masuk fakultas kedokteran di universitas negeri pun dapat dikatakan yang paling sulit. Bahkan, standar yang sama juga diterapkan di fakultas kedokteran swasta terbaik di Indonesia.

Untuk dapat masuk ke fakultas kedokteran swasta terbaik di Indonesia, calon mahasiswa juga harus melewati tes kemampuan akademik atau TPA, juga tes bakat dan kepribadian untuk dapat melihat sejauh mana kelayakan calon mahasiswa untuk masuk ke fakultas kedokteran. Jadi, meski masuk universitas swasta, bukan berarti siapa pun dapat asal masuk selama membayar biaya tertentu. Perlu Anda ketahui bahwa menjadi dokter adalah cita-cita yang mulia sehingga diperlukan bibit unggul yang dapat menjadi calon dokter berkualitas di masa mendatang.

Begitu pun dengan Universitas Kristen Maranatha yang dikenal sebagai salah satu universitas dengan fakultas kedokteran swasta terbaik di Indonesia. Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha merupakan fakultas pertama yang dibuka pada saat Maranatha berdiri, yaitu pada 11 September 1965. Sejak saat itu, Fakultas Kedokteran Maranatha menjadi pilihan utama para siswa yang ingin melanjutkan kuliah kedokteran di perguruan tinggi swasta. Tidak saja siswa dari Bandung dan Jawa Barat, tetapi juga dari seluruh daerah di Indonesia.

Didukung oleh lebih dari 100 dokter spesialis yang berpengalaman mengajar selama bertahun-tahun, Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha telah mencetak ribuan alumni yang menjadi dokter yang kompeten serta menjunjung tinggi nilai-nilai kasih dan kemanusiaan.

Untuk dapat masuk ke Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha, Anda harus mempersiapkan tiga hal berikut ini:

 

Kemampuan Akademik yang Baik

Ada beberapa cara untuk dapat diterima berkuliah di Universitas Kristen Maranatha. Yang pertama adalah Jalur Reguler yang terbuka untuk semua siswa dari jenjang SMU/SMA/SMK dan sederajat. Di jalur ini, kemampuan akademik peserta akan diuji dan akan diberikan tes yang sesuai dengan jurusan pilihan. Oleh sebab itu, seorang calon dokter haruslah pintar menguasai materi akademik yang dipelajari selama SMA.

 

Nilai Rapor yang Baik

Selanjutnya, calon mahasiswa harus memiliki nilai rapor yang baik jika ingin diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha. Hal ini karena UK Maranatha memiliki Jalur Undangan dan Jalur Beasiswa yang tersedia untuk calon mahasiswa dengan nilai rapor unggul. Ditambah lagi, jika Anda memiliki nilai rapor yang tinggi, Anda dapat diterima tanpa perlu melewati ujian masuk. Plus, ada program beasiswa yang dapat dipilih sehingga Anda bisa mendapatkan potongan biaya kuliah mulai 30 juta rupiah, bahkan hingga 100%.

 

Mental yang Kuat

Tentu saja, menjalani kuliah kedokteran tidaklah mudah. Selain masa studi yang panjang, profesi dokter juga merupakan profesi yang menuntut kehati-hatian tinggi karena menyangkut nyawa manusia. Oleh sebab itu, dibutuhkan mental yang kuat agar tidak mudah menyerah selama masa studi berlangsung, dan tentunya dapat membawa nilai-nilai teladan hingga masa kelulusan tiba. Dengan memegang core value “I CARE” (Integrity, Compassion, Accountability, Respect, dan Excellence), Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha terus mencetak lulusan yang kompeten dan profesional, serta menjadi yang terdepan di bidang herbal medik dan gizi medik.

 

Itulah tiga hal yang harus dipersiapkan jika Anda ingin menjadi calon dokter melalui Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha, salah satu fakultas kedokteran swasta terbaik di Indonesia. Apakah Anda sudah memiliki ketiganya? Jika ya, kunjungi tautan ini untuk mengetahui informasi lebih lanjut terkait pendaftaran dan penerimaan mahasiswa baru UK Maranatha.

 

 

Foto: Para dokter alumni FK Maranatha saat bertugas di RSDC Wisma Atlet, 2020 (dok. dr. Sarah Kastilani)

Kunjungi homepage www.maranatha.edu
Upload pada 26 October 2021