Menanggapi anjuran Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengenai imbauan seluruh masyarakat harus menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan disarankan untuk mengenakan masker kain, Program Diploma Seni Rupa dan Desain Universitas Kristen Maranatha ikut berpartisipasi dalam aksi pembuatan dan pembagian masker kain gratis dalam Program Fashion Maranatha Peduli. Melalui aksi ini, sebanyak 1.000 masker akan dibagikan pada tanggal 15 April 2020 dan 20 April 2020 ke daerah Jawa Barat dan sekitarnya.

Fashion Maranatha Peduli juga bekerja sama dengan berbagai pihak dalam pembagian masker. Ketua Program Diploma Seni Rupa dan Desain Maranatha, Isabella Isthipraya Andreas, M.Ds. selaku Ketua Program Fashion Maranatha Peduli menjelaskan bahwa pada tanggal 15 April 2020, pembagian masker akan dititipkan kepada Arisan Antar Benua (AAB) yang bekerja sama dengan Bandung Creative City Forum (BCCF) dan Tim Ahli Jabar Juara (TAJJ) untuk disebar ke daerah Bandung, Garut, dan Cilegon. Sementara itu, pada tanggal 20 April 2020, pembagian masker akan dibagikan bersamaan dengan program bakti sosial Paskah Universitas Kristen Maranatha di lingkungan sekitar Universitas.

“Program Fashion Maranatha Peduli ini bertujuan agar masyarakat awam ikut membantu pencegahan penularan Covid-19,” jelas Isabella. “Supaya tim medis sebagai garda terdepan virus ini bisa memakai masker bedah atau masker N95 yang sekarang merupakan barang langka,” ungkapnya.

Program Fashion Maranatha Peduli ini dipersiapkan sejak akhir bulan Maret 2020 dan menggerakkan sebanyak 30 mahasiswa, alumni, dan dosen Program Diploma Seni Rupa dan Desain Maranatha dalam pembuatan masker. Tidak hanya itu, ada juga dosen dan karyawan dari Fakultas Seni Rupa dan Desain Maranatha yang turut berpartisipasi. Kain yang digunakan dalam pembuatan masker ini juga merupakan kain sumbangan dari PT Multi Sandang Tamajaya.

Selain itu, aksi ini juga ikut menggerakkan mahasiswa Program Diploma Seni Rupa dan Desain UK Maranatha yang berasal dari luar kota. Mereka yang sedang berada di kotanya masing-masing akan turut serta dalam pembuatan masker kain dan membagikannya di daerahnya masing-masing. (ns/gn)

Foto: Isabella Isthipraya Andreas, M.Ds.

Upload pada 13 April 2020