Sebanyak 23 mahasiswi Program Diploma Seni Rupa dan Desain Universitas Kristen Maranatha menampilkan karya fashion terbaik melalui kegiatan Evolusia Fashion Show and Expo 2019. Graduation Fashion Show sebagai puncak dari rangkaian acara Evolusia digelar di Auditorium Prof. Dr. P. A. Surjadi, M.A., Gedung B, Universitas Kristen Maranatha pada Jumat, 15 November 2019.

Para desainer muda yang mengikuti pagelaran ini adalah mahasiswi lulusan Tahun Ajaran 2018/2019. Terdapat 92 karya busana yang seluruhnya memiliki benang merah dengan tema “Hertone”. Tema ini dipilih untuk memberikan pemaknaan yang lebih dalam mengenai karya perempuan muda yang menjadi desainer peragaan busana tahun ini.

Ketua Program Diploma Seni Rupa dan Desain, Isabella Isthipraya Andreas, M.Ds. mengatakan bahwa perempuan sebagai penggerak kehidupan memiliki ide dan kreativitas yang patut diperhitungkan. Banyak kisah dan ide menarik mengenai budaya (cultural), isu-isu sosial terkini (contemporary), lingkungan (sustainable), dan lainnya yang dapat dikisahkan melalui karya busana. Semua ini ditampilkan dengan gaya dan kekhasan masing-masing desainer. “Melalui Evolusia 2019 diharapkan dapat menjadi inspirasi bahwa lewat kehidupan dan karyanya, perempuan dapat menjadi solusi bagi kehidupan,” tutur Isabella

Rangkaian kegiatan Evolusia 2019 dimulai sejak tanggal 13 November 2019 melalui kegiatan bazar, seminar, workshop, dan pameran. Kegiatan ini merupakan ajang kolaborasi dengan pihak industri dan sekolah mode lain. Salah satunya adalah kerja sama dengan Institut Français Indonesia melalui pameran karya busana mahasiswa Lycée Sévigné dari Prancis, seturut dengan karya mahasiswa dari ITB, Universitas Telkom, Politeknik STT Tekstil Bandung, dan Sekolah Tinggi Desain Bandung. Panitia juga berkolaborasi dengan para mahasiswa, alumni, dosen, dan staf dari lima program studi lainnya di Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Maranatha, khususnya Desain Komunikasi Visual dalam pembuatan desain grafis dan multimedia pada acara fashion show.

Sebelum pagelaran graduation fashion show dimulai, penghargaan diberikan kepada sponsor yang telah bersama-sama menyukseskan acara ini. Diberikan pula apresiasi penghargaan kepada mahasiswa yang memiliki portofolio terbaik, lulusan terbaik, best-all-around performance dan tugas akhir terbaik. Mereka adalah Maria Juliani, Jessica Christella Hermawan, Deviana, Yovita Sabatini Daeli, dan Femina Dumiyanti. Acara fashion show ini kemudian ditutup dengan penampilan guest star yaitu Glorify The Lord Ensemble.

Hasil karya tugas akhir dua desainer terbaik tahun ini sama-sama terinspirasi dari kebudayaan. Femina Dumiyanti, melalui karyanya berjudul “Arat Sabulungan” terinspirasi dari tato tradisional suku Mentawai, Sumatera Barat yang kemudian ia aplikasikan dalam busananya. Ia menggunakan teknik-teknik modern, tetapi tidak berlebihan serta menggunakan material berbahan alami sehingga terkesan menyatu dengan alam. Sedangkan koleksi busana  ready-to-wear karya Yovita Sabatini Daeli mendapat inspirasi dari budaya suku Indian Amerika Barat terhadap kepercayaan mereka terhadap roh hewan bertajuk “Otodem”.

Baca Juga: Evolusia 2019 Tampilkan Karya 23 Mahasiswi

Nama Evolusia sendiri memiliki makna “perubahan” (evolusi) dan “cahaya” (lusia). Evolusia diharapkan dapat menjadi titik tolak bagi para mahasiswa yang baru saja lulus untuk bersinar dan mulai muncul sebagai desainer di dunia fashion, sehingga ketika masuk ke dunia profesi mereka semakin bercahaya lewat karya dan karakter mereka. Seperti harapan yang disampaikan Dekan FSRD, Irena Vanessa G., S.T., M.Com. dalam press conference, bahwa supaya tahun ini dan kedepannya seluruh bintang mahasiswa khususnya di FSRD Maranatha boleh semakin mantap menampilkan kelebihannya di dunia kerja nanti. (sg)

Upload pada 16 November 2019