Membuat proyek inovasi yang ramah lingkungan tentunya merupakan tantangan tersendiri untuk tingkat mahasiswa. Namun, Dawn Team yang terdiri dari mahasiswa angkatan 2017, Richard Setiawan (Program Sarjana Teknik Elektro), Natalia Jaya (Program Sarjana Teknik Industri), dan Kezia Lawrence Tjahjadi (Program Sarjana Teknik Industri) memberanikan diri untuk mengambil tantangan tersebut. Ketiga mahasiswa tersebut berhasil mencetak prestasi sebagai Juara III dalam Insight Challenge 2019 yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Fisika Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tanggal 23 November 2019.

Dalam perlombaan ini, mereka ditantang untuk berinovasi dalam produk, jasa, maupun sistem yang sesuai dengan tema “Sustainable Technology for Renewable Life”. Mereka pun memutuskan untuk membuat proyek inovasi mesin cuci portable yang multifungsi dan ramah lingkungan bernama “WASECO”. WASECO berhasil mengantarkan Dawn Team melewati tiga tahap seleksi, yaitu tahap Ideation  berupa seleksi poster yang diunggah di media sosial, tahap Proposal Submission yang merupakan proses seleksi untuk memilih delapan besar, dan tahap Project Demonstration untuk memamerkan serta memaparkan presentasi tentang proyek inovasi masing-masing tim.

Dengan persiapan yang menyita waktu cukup lama, yaitu sejak bulan Juni hingga pertengahan November, cukup banyak kesulitan yang mereka hadapi. “Ada beberapa kali perubahan ide proyek kemarin ini. Kami juga kesulitan dalam menentukan material prototype dan menguji proyek kami yang banyak trial and error,” ujar Kezia. Kesulitan tersebut dapat mereka atasi dengan diskusi tim yang baik dan memperbaiki kesalahan mereka dengan segala kemungkinan yang ada.

Mereka mengaku sempat tertekan dan pesimis saat mengikuti lomba karena prototype yang dibuat universitas lain bagus dan beragam, sedangkan produk mereka hanya mesin cuci portable yang kecil. Namun siapa sangka, ternyata mereka dapat meraih Juara III dalam perlombaan ini. “Kita sangat kaget soalnya merasa produk yang lain lebih keren. Puji Tuhan sekali kita bisa meraih Juara III,” tambah Kezia.

Melalui prestasi yang berhasil mereka raih, mereka pun menyampaikan harapan mereka untuk ke depannya. “Semoga semakin banyak mahasiswa Maranatha, khususnya Teknik Industri mau ikut aktif lomba seperti ini. Lumayan bisa menambah relasi dan pengetahuan untuk ke depannya,” tutur Kezia.

Ir. Kartika Suhada, M.T. dan Winda Halim, S.T., M.T. selaku dosen pembimbing lomba mengaku merasa bangga saat mengetahui mereka meraih Juara III dalam lomba ini. “Tentunya, kami merasa bangga dalam artian bahwa mahasiswa adalah ujung tombak yang bisa meningkatkan citra Maranatha,” ujar Ir. Kartika. Melalui lomba ini, mereka berharap bisa menginspirasi mahasiswa lain agar dapat berprestasi pula. “Jangan hanya kuliah lalu pulang, tetapi buktikan kalau kalian bisa berprestasi juga di bidang lain. Dengan mengikuti lomba, berarti kalian bisa networking dan mencari pengalaman lebih lagi,” pesan Winda. (cm)

Upload pada 3 December 2019