Mengangkat tema “Cahaya Budaya Tiongkok”, Hebei Normal University mempersembahkan Confucius Institute Tour Performance. Kegiatan ini merupakan pertunjukan kolosal yang terdiri dari lagu, tari, musik, dan lukisan dengan pengantar latar pertunjukkan mengenai kemegahan sejarah peradaban panjang 5000 tahun bangsa Tiongkok yang dinamis dan berkelanjutan tak berujung. Pertunjukan ini disponsori oleh Hanban Tiongkok bekerja sama dengan Universitas Kristen Maranatha dan Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Jawa Barat.

Pembukaan kata sambutan disampaikan oleh Direktur Pusat Bahasa Mandarin (PBM) Universitas Kristen Maranatha, Mr. Yan Haoran. Beliau menyampaikan bahwa pertunjukan yang diadakan di ruang Auditorium Prof. Dr. P. A. Surjadi, M. A., pada 30 September 2017 ini dibawakan oleh tim seni yang terdiri dari mahasiswa S-1 dan S-2 Fakultas Seni serta tiga orang dosen dari Hebei Normal University. Musik instrumen, tarian, nyanyian, seni wushu, dan peking opera yang ditampilkan merupakan aransemen sendiri. Yan Haoran menambahkan bahwa Bandung menjadi tuan rumah perdana  pertunjukkan PBM di Indonesia yang selanjutnya akan dilanjutkan ke Jakarta, Malang, dan Surabaya.

Pusat Bahasa Mandarin telah banyak menyelenggarakan banyak kegiatan-kegiatan positif, melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat semakin mempererat hubungan persahabatan antar kedua negara, Indonesia dan Tiongkok. Ketua Badan Koordinasi Pendidikan Bahasa Mandarin Jawa Barat, Ir. Judhi Irawan Leonard, turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Indonesia terutama Jawa Barat yang terus mendukung pendidikan bahasa Mandarin di Indonesia.

Selain pagelaran seni, juga diadakan pameran foto dengan tema “Jejak Warisan Budaya Tionghoa di Bandung”. Pameran kolaborasi antara CCDS, Pusat Bahasa Mandarin, dan Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Kristen Maranatha ini dilaksanakan pada 30 September, 2-3 Oktober 2017 di Exhibition Hall Gedung B lantai 1. (pm)

Kunjungi homepage www.maranatha.edu
Upload pada 2 October 2017