Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Kristen Maranatha berkerja sama dengan Bebras Indonesia Biro UK Maranatha mengadakan Bebras Indonesia Challenge 2019. Acara serupa juga diselenggarakan secara serentak di seluruh dunia selama satu minggu, sejak 11-15 November 2019 dan disebut sebagai Bebras Week.

Maresha Caroline W., S.Kom., M.T. selaku Wakil Dekan II FTI dan juga Wakil Ketua Acara mengatakan bahwa acara yang berupa lomba ini bertujuan untuk mengenalkan computational thinking kepada para siswa sejak dini dan menjadi langkah awal untuk membiasakan diri dengan computational thinking. Peserta dari acara ini terdiri dari siswa SD, SMP, dan SMA di Kota Bandung dengan total jumlah peserta sebanyak 379 siswa dari 31 sekolah. Selama satu minggu, acara ini diselenggarakan di beberapa tempat, yaitu di SD, SMP, SMA Talenta (12/11); Lab. Fakultas Teknologi Informasi, Grha Widya Maranatha lantai 8 (13-14/11); SD, SMP, SMA BPK Penabur Singgasana (14/11); SD, SMP BPK Penabur Holis (15/11).

“Soal-soal yang dibuat untuk perlombaan ini dibuat oleh tim Bebras di tiap negara yang tergabung dalam Bebras Pusat. Dari workshop Bebras Tahunan, ada 100 soal yang akan dipilih dan 15 soal yang akan menjadi soal tantangan Bebras di tiap negara,” jelas Maresha. “Pemenang lomba akan dipilih oleh biro Bebras Pusat pada level biro dan juga level nasional yang dipilih dari peserta seluruh Indonesia,” tambahnya.

Bebras Challenge pertama kali diadakan pada 2016. Kegiatan ini sudah menjadi acara tahunan di Fakultas Teknologi Informasi dan memiliki fokus dalam mengedukasi kemampuan problem solving yang di dalamnya terkandung konsep computational thinking. Bebras Challenge juga termasuk dalan program pengabdian masyarakat FTI dalam menggenapi tridarma perguruan tinggi, karena selain lomba, FTI turut serta dalam membekali para guru dan siswanya dalam computional thinking. (gn)

Upload pada 10 December 2019