Meningkatnya kasus Covid-19 di Indonesia beberapa minggu terakhir telah berdampak pada menipisnya stok APD (Alat Pelindung Diri) bagi petugas kesehatan. Demikian mendesaknya kebutuhan APD ini mengakibatkan sejumlah rumah sakit dan puskesmas di beberapa daerah bahkan terpaksa menggunakan jas hujan sebagai alat pelindung. Beberapa rumah sakit juga telah mengumumkan penerimaan bantuan APD dari masyarakat.

Keterbatasan stok APD juga dialami oleh RS Immanuel, Bandung. Direktur Utama RS Immanuel, dr. Ruly Sjambaly, FCN., Sp.GK(K)., M.Kes. melalui surat klarifikasi informasi donasi tertanggal 23 Maret 2020 menyatakan bahwa RS Immanuel menerima donasi APD, antara lain masker N95, coverall jumpsuit, goggles, sarung tangan steril, shoe cover, face shield, hand sanitizer, alkohol 70%, dan imunomodulator.

Baca juga: Maranatha Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh

Tergerak atas kondisi tersebut, Senat Mahasiswa Fakultas Kedokteran (Sema FK) Universitas Kristen Maranatha berinisiatif menggalang donasi. “Departemen Pengmas Sema FK UKM, TBM Galenus, dan ISMKI bekerja sama dalam pengumpulan dana untuk APD medis melawan Covid-19,” demikian diumumkan melalui media sosial.

Erica Valencia, mahasiswi FK angkatan 2018, pengurus Sema FK Maranatha mengungkapkan, “Kami mahasiswa kedokteran tergerak untuk membantu petugas kesehatan yang sekarang sedang kekurangan APD, terutama di RS Immanuel.” Erica mengatakan bahwa informasi minimnya APD di RS Immanuel ia dengar dari dokter yang mengajar dan staf medis yang bekerja di RS tersebut. “Sampai hari ini (Selasa, 24 Maret 2020) telah terkumpul donasi sekitar 26 juta rupiah. Dana ini nanti akan kami belikan APD sesuai kebutuhan dari RS Immanuel, dan sisanya akan kami sumbangkan ke ISMKI untuk donasi ke rumah sakit di tempat lain,” jelas Erica. “Donasi ini kami buka sampai dengan 26 Maret 2020. Semua mahasiswa dapat berpartisipasi dalam bentuk uang maupun barang berupa APD yang dibutuhkan,” tutupnya.

Baca juga: Tingkatkan Kewaspadaan, Maranatha Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Di tengah situasi pandemi saat ini, para petugas medis merupakan garda terdepan, ujung tombak perlawanan memerangi Covid-19. Bantuan sekecil apa pun untuk mendukung mereka, sangatlah diperlukan untuk memenangkan peperangan ini. Dukungan terpenting dari seluruh masyarakat untuk berpartisipasi memerangi Covid-19, adalah dengan cara tinggal di rumah, bekerja dan belajar di rumah, melakukan social distancing seperti yang telah dimaklumatkan oleh pemerintah. (ins/sg)

Upload pada 24 March 2020