Perdagangan secara elektronik atau yang dikenal dengan istilah e-commerce merupakan salah satu bidang perusahaan start-up yang sedang berkembang saat ini. Oleh karena itu, tidak sedikit dari para lulusan tertarik untuk bergabung dengan e-commerce. Sehubungan dengan hal itu, Layanan Alumni Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni (DKA) Universitas Kristen Maranatha mengundang tiga lulusan UK Maranatha yang bekerja di e-commerce sebagai narasumber di acara Alumni Sharing Session pada Jumat, 4 September 2020. Dengan mengusung tema “Emang Enak Kerja di E-Commerce?”, acara ini diselenggarakan secara online melalui platform Zoom dan YouTube.

Ketiga lulusan yang diundang, yaitu Ryan Mico, Program Sarjana Teknik Informatika; Sylvia Mega, Program Sarjana Desain Komunikasi Visual; dan Silvia Wijaya, Program Sarjana Manajemen. Mereka turut membagikan pengalaman mereka saat bekerja di e-commerce, seperti suka dan duka dalam bekerja, persyaratan yang harus dibutuhkan dalam bekerja, dan lain-lain.

Bagi Ryan, tidak menutup kemungkinan kelak e-commerce menjadi industri terbesar. Mega juga menceritakan bahwa para pekerja dituntut untuk bisa begerak cepat dan memiliki semangat tinggi. “Di e-commerce banyak anak muda dan di sana kita bisa saling tukar pendapat, tetapi karena itu, kita harus memacu semangat diri sendiri juga,” tutur Mega. “Para pekerja sangat open-minded dan banyak hal dinamis. Kita juga harus mengembangkan diri kita sendiri,” tambah Silvia.

Ketiga narasumber ini juga turut membagikan kiat-kiat untuk melamar kerja di e-commerce. Bagi mereka, Curriculum Vitae (CV) merupakan hal yang penting sebagai seleksi awal. Namun, Ryan berpendapat bahwa pelamar harus menggali informasi terlebih dahulu mengenai perusahaan yang dituju serta kriteria yang dibutuhkan. Tak jauh berbeda dengan perkataan Ryan, Mega juga menambahkan untuk mempersiapkan diri ketika wawancara. “Kita tidak pernah tahu, saat interview akan menggunakan bahasa Inggris atau bahasa Indonesia,” ucapnya. “Oleh karena itu, kalian harus mempersiapkan diri dan aktif untuk bertanya,” lanjutnya. “Jangan mengirimkan CV yang sama ke semua perusahaan yang dilamar, tetapi kalian harus sesuaikan dengan kebutuhan perusahaannya,” tambah Silvia.

Setiap orang tentu memiliki kesempatan yang sama untuk bekerja di mana pun, asal memiliki kemauan untuk belajar. Ketiga narasumber juga berpesan agar mengetahui potensi diri, memiliki kepercayaan diri, serta memiliki kemampuan beradaptasi. “Jangan cepat menyerah, jangan putus asa, dan terus mencoba,” ujar Mega. Selain itu, mengatur pola pikir merupakan hal yang penting untuk dipersiapkan. “Jangan bekerja monoton, pergi pagi pulang sore, dan asalkan mendapatkan gaji.Kalian harus terus berkembang dan jangan membuang-buang waktu,” tutup Silvia. (ns/gn)

Foto:dok. Layanan Alumni Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni via Zoom

Upload pada 8 September 2020