Peran Perguruan Tinggi sebagai Perpanjangan Tangan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah

Pada mulanya, televisi (TV) dibuat dengan tujuan untuk menghibur para pemirsa yang menontonnya. Namun, dengan terus bergesernya perkembangan zaman, selain untuk menghibur, kini tayangan TV pun dituntut untuk dapat memberikan edukasi. Dalam praktiknya, terkadang stasiun TV mengabaikan tuntutan tersebut dan membuat acara yang jauh dari mengedukasi sehingga dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi masyarakat yang menontonnya.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) merupakan sebuah lembaga negara yang mengatur penyiaran dalam televisi dan radio. KPI bertugas untuk menjamin masyarakat memperoleh informasi yang layak dan benar. Ditingkat provinsi, terdapat KPID atau Komisi Penyiaran Indonesia Daerah.

KPID memang mengatur penyiaran di TV dan radio, tetapi para pemirsa tetap harus lebih cerdas dalam memilih mana tayangan yang mengedukasi atau yang tidak. Dalam hal ini, KPID tidak dapat berjalan sendiri dalam memberikan edukasi pada masyarakat. Oleh karena itu, pada 24 April 2018, KPID Jawa Barat mengadakan “Workshop Gerakan Media Sehat dan Pemirsa Cerdas” serta penandatanganan piagam kerja sama antar KPID Jawa Barat dan Perguruan Tinggi sebagai perpanjangan tangan.

Kegiatan ini dihadiri oleh 22 perguruan tinggi negeri dan swasta dengan jumlah kurang lebih 200 peserta. Berlokasi di Hotel Grand Asrilia, tiga orang mahasiswa dari Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Kristen Maranatha, Andini Sesariantina (1663038), Dellamanda Claresta (1664002), dan Yovita Sabatini Daeli (166103) turut mewakili Universitas mengikuti workshop ini, didampingi Dekan FSRD, Irena Vanessa G., S.T., M.Com., dan Direktur Komunikasi Informasi Universitas Kristen Maranatha, Iwan Santosa, S.T.

Setelah Dr. Hening Widiatmoko, M.Si., Kepala Diskominfo Jawa Barat membuka kegiatan, tiga orang pembicara memaparkan materi. Ketiga orang ini di antaranya adalah Dr. Dedeh Fardiah, M.Si., Komisioner KPID Jabar; Prof. Dr. Atie Rachmiatie, M.Si., Kepala KPID Jabar 2009-2012; dan Anita Wulandari, Kepala Divisi Public Relation Trans 7. Acara ini ditutup dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) KPID Jabar bersama ke-22 pemimpin atau perwakilan universitas yang hadir. (vir)