Fakultas Bisnis Universitas Kristen Maranatha menyelenggarakan 1st Student Meeting bersama Hokusei Gakuen University, dengan tema “Sustainable Development Goals dan Japanese Pop Culture“, pada 12 Maret 2021. Kegiatan ini dilakukan secara daring melalui platform Zoom yang dihadiri oleh sekitar 239 partisipan, terdiri atas mahasiswa dan dosen UK Maranatha dan Hokusei Gakuen University.

Hokusei Gakuen University (HGU) merupakan perguruan tinggi swasta yang berlokasi di Sapporo, Hokkaido, Jepang. HGU melakukan kerja dengan UK Maranatha dalam membangun kesadaran mahasiswa untuk mengenali dan menghadapi dunia global.

Kegiatan ini diawali dengan pembahasan tema utama, yaitu “Sustainable Development Goals” oleh dosen Program Sarjana Akuntansi UK Maranatha, Hanny, S.E., M.Si., Ak. Ia menjelaskan pentingnya pertumbuhan yang dapat membawa perubahan dunia menjadi lebih baik. Di awal materi ia menunjukkan grafik pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak tahun 1998 hingga 2020. Di tahun 1998, Indonesia sempat mengalami dorongan pertumbuhan ekonomi. Namun, terjadi penurunan kondisi ekonomi pada tahun 2020 akibat pandemi Covid-19.

Sesi presentasi pertama dilakukan oleh mahasiswa Economic HGU, yang beranggotakan Ryota Masumori, Chinari Takai, serta Kotaro Otake, dengan judul “Hack Capitalism”. Dalam ilmu ekonomi, terdapat empat jenis kapital, yaitu human capital, financial capital, fixed capital, dan business capital. Dalam materinya, mereka menunjukkan beberapa brand masa kini yang populer di Jepang dan seluruh dunia.

Materi dilanjutkan oleh tim kedua, beranggotakan mahasiswa Economic HGU, Risako Harima dan Nanami Aiso, serta mahasiswa Psychology and Applied Communication HGU,  Momona Taniguchi dan Chisato Noda, dengan judul “Transition of Japanese Pop”. Mereka menjelaskan bahwa industri hiburan Jepang menyuguhkan berbagai jenis talenta dan pertunjukan, di antaranya pop idol, girls group, dan band.

Sesi materi keempat dibawakan oleh alumnus FB UK Maranatha, Raden Shafira Destiana, S.M. dengan judul “Stock Investment for Millennials in Sustainable Development”. Ia menjelaskan mengenai investasi dan dukungan UK Maranatha terhadap edukasi pasar modal dituangkan dalam Galeri Investasi Bursa Efek Indonesia UK Maranatha. Materi dilanjutkan oleh mahasiswa FB UK Maranatha, Raden Arvi Arsytania, dengan judul “Let’s Support Small Business”. Dalam materinya ia menjelaskan mengenai sustainable economic development (Pembangunan ekonomi berkelanjutan). Selain itu, Arvi memberikan beberapa contoh dampak pandemi Covid-19 pada dunia bisnis, dan beberapa tindakan yang dilakukan oleh UK Maranatha dalam menghadapi new normal.

Sesi presentasi dilanjutkan oleh mahasiswa HGU, Yuto Syanai, Nanaka Takakuwa, Masaki Arase, Seima Kamada, Yuto Sasamura, Riko Sugitomo, serta Jurina Kinoshita yang membahas mengenai polusi air dan gender dalam struktur sosial. Kemudian, presentasi dilanjutkan oleh mahasiswa UK Maranatha, Geraldine Agungpuspita, dengan judul materi “Analysis of the Effect Green Accounting and Firm Size on the Finansial Performance of Mining Companies” dan diakhiri oleh Angel Stefani, Evan Agustian Lukius, dan Nafis Nurtsani dengan materi berjudul “Modern Japanese Pop Culture”.

Staf International Office, Direktorat Kemitraan, Inovasi, dan Kewirausahaan, Dita Aprina Pelawi, S.S., menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mengenai sustainable development goals dan budaya global, menyediakan platform digital bagi mahasiswa untuk belajar, berkolaborasi, serta bertukar informasi, pengetahuan, juga ide lintas bidang dan negara. Selain itu, kegiatan ini dapat membangun jaringan mahasiswa antar-kedua universitas. (ra/gn)

 

Foto: dok. International Office UK Maranatha via Zoom

Kunjungi homepage www.maranatha.edu
Upload pada 16 April 2021